Lewati ke konten utama
STATIQ
Tersimpan di browser ini

Informasi

Tentang Forecast

Penjelasan sederhana tentang cara STATIQ Data Center menghasilkan forecast pada halaman indikator, tanpa rumus yang berat.

Model apa yang dipakai

Tiga model statistik klasik, bukan kecerdasan buatan.

STATIQ Data Center memakai Linear Trend (garis tren lurus), Holt (tren yang bisa melambat atau mempercepat), dan Holt-Winters (tren ditambah pola musiman berulang, misalnya kenaikan harga menjelang Ramadan atau akhir tahun).

Untuk deret tahunan, sistem mencoba Linear Trend dan Holt lalu memilih salah satu. Untuk deret bulanan atau triwulanan yang cukup panjang, sistem memakai Holt-Winters supaya pola musiman ikut terhitung.

Cara sistem memilih model

Pemilihan dilakukan otomatis lewat backtest, bukan ditentukan manusia per indikator.

Tiga titik data terakhir disembunyikan dulu, lalu model mencoba menebak nilai tiga titik itu berdasarkan data sebelumnya. Tebakan itu dibandingkan dengan angka aslinya, dan model dengan selisih (error) paling kecil yang dipakai untuk forecast sesungguhnya.

Semua langkah ini deterministik: data yang sama akan selalu menghasilkan model dan angka yang sama, dan hasilnya bisa dicek ulang di aplikasi statistik lain.

Arti pita interval 95%

Garis putus-putus pada chart adalah perkiraan titik tengah. Pita berwarna di sekelilingnya adalah interval kepercayaan 95%: rentang nilai yang, berdasarkan pola historis deret ini, kemungkinan besar (95 dari 100 kali) memuat angka sebenarnya nanti.

Pita yang lebar menandakan model kurang yakin karena data historisnya lebih bergejolak; pita yang sempit menandakan pola datanya lebih stabil dan mudah ditebak.

Pagar yang membatasi forecast

Batas berikut berlaku otomatis dan tidak bisa dilewati dari tampilan.

Panjang deret minimal
8 titik data
Titik yang disembunyikan saat backtest
3 titik terakhir
Horizon maksimal
20% panjang deret
Horizon maksimal deret bulanan
12 bulan

Deret dengan kurang dari 8 titik data tidak diberi forecast sama sekali, tombolnya nonaktif disertai penjelasan. Dengan data sesedikit itu, hasil forecast lebih mencerminkan kebetulan daripada pola nyata, dan STATIQ tidak ingin menyajikan angka yang terlihat meyakinkan padahal dasarnya rapuh.

Batas horizon menjaga sistem supaya tidak menebak terlalu jauh dari data yang tersedia.